PANDEGLANG, SP - Sejak satu pekan terakhir distribusi gas elpiji ukuran tiga kilogram di kota Pandeglang mengalami kelangkaan. Akibat kelangkana gas elpiji ukuran tiga kilogram ini selain menyulitkan masyarakat dan juga membuat rugi para pedagang gas.
Leli, salah seorang pedagang gas elpiji di kawasan Pandeglang mengatakan, sejak satu pekan terakhir pasokan gas elpiji ukuran tiga kilogram mengalami kelangkaan. Menurutnya, diduga kelangkaan itu terjadi karena akan adanya pengurangan pasokan gas elpiji ke Pandeglang. "Sudah satu pekan terakhir pasokan gas elpiji tiga kilo tersendat dan stok sudah kosong. Akibatnya selian saya mengalami kerugian dan juga pada pembeli banyak yang komplain," kata Leli, Rabu (23/5).
Sementara, Agus salah seorang pembeli gas elpiji mengungkapkan, selain selama ini dirinya kesulitan mendapatkan gas elpiji dan juga bila ada harganya mengalami kenaikan.
"Sudah seminggu elpiji tiga kilo langka dan kalau ada juga harganya naik sekitar 20 persen dari harga normal," ucapnya.
Terpisah, pantauan wartawan di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) di Kecamatan Karangtanjung, aktivitas pengisian dan bongkar muat elpiji ke sejumlah truk berjalan normal. Namun pengelola SPBBE saat hendak dikonfirmasi mengenai kelangkaan gas elpiji ukuran tiga kilogram di pasaran enggan berkomentar. (ARI)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar